English (United States) Bahasa Indonesia (Indonesia)
You are hereWelcome
Register   |  Login
 LINKS
Minimize
 (next) Bagaimana pendidikan dan perangkat ICT di pondok pesantren ???
Minimize
Hover here, then click toolbar to edit content
 Guru Indonesia sharing budaya dengan Australia
Minimize

Proyek BRIDGE Australia-Indonesia bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman di antara Australia dan Indonesia melalui kemitraan antar sekolah yang menghubungkan para siswa di kedua negara.
 
Empat puluh lima sekolah di seluruh Australia bermitra dengan empat puluh lima sekolah Indonesia dari enam provinsi di Indonesia dari tahun 2008 sampai 2010. Sebelas dari sekolah-sekolah ini adalah sekolah Program Pendidikan Dasar (BEP), sebuah inisiatif Pemerintah Australia yang bertujuan membangun 2000 sekolah di daerah tertinggal di seluruh Indonesia.
 
Australia Indonesia Institute (AII) telah menerima dana dari Myer Foundation dan AusAID untuk mendukung proyek BRIDGE. Asia Education Foundation (AEF) mengelola proyek ini.

Dalam rangka program “Partners in Learning”, Microsoft melaksanakan lokakarya “Kemelekan Digital” yang terakreditasi Microsoft. Lokakarya dilaksanakan selama empat hari untuk masing-masing kota, termasuk satu hari “latihan penyegar” dan pembahasan progres BRIDGE di sekolah masing-masing yang akan dilaksanakan oleh KangGuru. Lokakarya a dilaksana pada tanggal : Surabaya - Jawa Timor: 26 - 29 October, Makassar - Sulawesi Selatan: 2 - 5 November, Pontianak - Kalimantan Barat: 9 - 12 November, Mataram - Nusa Tenggara Barat: 16 - 19 November dan Denpasar - Bali: 23 - 26 November.

Tujuan utama dari tim master teacher Microsoft adalah membantu para guru dan kepala sekolah yang telah dan akan diberangkatkan ke Australia itu, agar mampu menyampaikan budaya, tradisi dan kegiatan yang dilakukan di daerah asalnya.

Materi yang diberikan kepada peserta adalah :
- Pengenalan Komputer dan Perangkat Keras
- Membuat video dengan Movie Maker
- PhotoStory For Windows
- Menggunakan MS Excel untuk penialain dan membuat buku raport
- Menggunakan MS Word untuk mencetak dokumen berganda
- Mengisi konten di http://www.bridge.wikispaces.net, untuk berbagi pengetahuan tentang budaya dan tradisi Indonesia untuk para guru dan pelajar di Australia

 SMP Terbuka Berwawasan ICT
Minimize

DEPARTEMEN Pendidikan Nasional (Diknas) melakukan uji coba program SMP Terbuka berbasis Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) di tiga lokasi. Sistem pembelajaran berbasis TIK tersebut dirintis di SMP Terbuka Malang, Jawa Timur, yang menginduk pada SMP Negeri 2 Malang, SMP Terbuka Kandanghaur, Karawang, Jawa Barat, serta SMP Terbuka Koja, Tanjungpriok, Jakarta, yang menginduk pada SMP Negeri 55.

“Pemerintah membuka SMP Terbuka untuk menampung anak-anak yang tidak tertampung dalam pendidikan reguler karena hambatan keterbatasan waktu karena mereka harus membantu orang tuanya bekerja,” kata Direktur Pendidikan SMP Ditjen Mandikdasmen Depdiknas, Didik Suhardi, di Jakarta, Kamis (3/9).

Menurut Didik, uji coba itu dilakukan untuk meningkatkan motivasi minat belajar siswa secara mandiri, yang menjadi ciri khas cara belajar siswa SMP Terbuka. Dia mengatakan, uji coba TIK di SMP Terbuka yang telah berjalan satu semester ini sepenuhnya berbasis teknologi informasi. Seluruh modul pembelajaran sudah menyatu dalam hard disk internal dan eksternal di laptop dan personal komputer pada siswa.

Pembelajaran TIK tersebut juga diberikan kepada para guru di sekolah induk, yang juga menjadi tutor bagi para siswa di SMP Terbuka sehingga tidak hanya siswa saja yang menguasai TIK tetapi juga para gurunya.

PT. Microsoft Indonesia, melalui program Partners in Learning membantu penguasaan dan kemampuan TIK untuk ketiga SMP terbuka tersebut dengan kurikulum Digital Literacy dan kemampuan lain seperti : bagaimana mendayagunakan peangkat komputer untuk kegiatan belajar mengajar, bagaimana mencari sumber bahan ajar dari internet, bagaimana mengemas modul dan bahan ajar, serta pengelolaan nilai dengan komputer.

Pelatihan untuk guru SMP Terbuka ini dilakukan oleh para master teacher Microsoft Indonesia masing-masing selama 3 hari.

 SUPERSEMAR - Sebuah Persembahan untuk Negeri
Minimize

Kompas edisi Selasa, 3 Februari 2009 menyebutkan bahwa krisis keuangan global akan memberikan dampak pada peningkatan jumlah pengangguran di Indonesia pada tahun 2009 hingga 8.5 - 9 persen, artinya jumlah pengangguran akan bertambah 170.000 - 650.000 orang. Beberapa minggu terakhir ramai dibicarakan dalam mailing list dotnet dan Kaskus mengenai kebutuhan akan kurikulum pemrograman. 

Menanggapi issue yang dipaparkan oleh kedua website terbesar di Indonesia yang telah dilengkapi dengan Webslices dan Accelerator tersebut, parai anggota dari komunitas menjadi berpikir bahwa ada hal yang sebenarnya bisa kita lakukan bersama-sama dikomunitas ini. 

Menanggapi hal ini, rekan-rekan MVP dan Community Leader telah saling bahu-membahu berusaha untuk mengkondisikan sebuah lingkungan yang kondusif bagi rekan-rekan Developer dan IT Pro di seluruh Indonesia. Oleh karena itu dengan bangga diumumkan kehadiran .NET Online Curriculum yang harapannya adalah semoga dapat memudahkan rekan-rekan yang ingin belajar pemrograman. Saat ini baru tersedia kurikulum VB.NET dan akan segera menyusul kurikulum C#, WPF, Windows Mobile, dan ASP.NET. Bagi rekan-rekan yang sedang berkreasi dengan ASP.NET dan Silverlight, Erudeye sedang menyiapkan space gratis di server IIX yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Berdasarkan feedback dari rekan-rekan dari mailing list mengenai rekaman acara TechNet dan MSDN, juga telah diupload 105 webcasts dari acara bulanan TechNet dan MSDN Day yang telah tersedia di website IT Pro dan Developer. Sekedar informasi, MSDN Day selanjutnya tentang VSTO pada tanggal 25 Maret 2009.

Pada saat itu juga, diluncurkan http://technet.microsoft.com/id-id dan http://msdn.microsoft.com/id-id dalam Bahasa Indonesia (yang akan dimigrasi secara bertahap). Ini adalah perwujudan dari komitmen untuk negeri dan semoga dapat memudahkan rekan-rekan yang ingin belajar tentang teknologi terbaru.

Semoga kurikulum pemrograman, webcasts, TechNet, dan MSDN dapat melengkapi program software gratis untuk mahasiswa - DreamSpark, software gratis untuk startup - BizPark. Diharapkan dengan adanya iMulai dan ImagineCup dapat menciptakan iklim  yang kompetitif bagi siapapun yang ingin memulai “startup” dan mengembangkan produk perangkat lunaknya.

Seperti biasa beberapa eBook dari rekan-rekan MVP telah tersedia gratis antara lain Panduan Instalasi OCS 2007 R2, Panduan Upgrade ke OCS 2007 R2, dan SharePoint untuk Developer. Semoga portal GEEKS dan WSS-ID yang baru dapat melengkapi kehadiran portal lain - SQL-Server Indo, dan MUGI demi memudahkan akses bagi rekan-rekan kita terhadap teknologi dan secercah harapan demi bangsa yang lebih baik. 

 ( by narenda wicaksono | technical advisor | developer & platform | microsoft indonesia )

 Satu lagi dukungan Microsoft untuk pendidikan
Maximize
 Microsoft MultiPoint
Maximize

http://www.livecampus.net/

Pendidikan Network Indonesia

 

Get a free account @guruinovatif.net